Review Buku Jared Diamond: Guns, Germs, and Steel

review buku jared diamond

Semenjak buku Sapiens karya Yuval Noah populer, banyak buku dengan topik serupa terbit di pasaran. Tak terkecuali buku karya beberapa nama seperti Richard Dawkins atau Jared Diamond. Dan pada kesempatan kali ini, kita akan membicarakan review buku Jared Diamond yang berjudul Guns, Germs, and Steel.

Buku yang Cukup Tebal

Guns, Germs, and Steel (selanjutnya kita sebut GGS saja) adalah buku yang cukup tebal. Dalam GGS versi terbitan Kepustakaan Populer Gramedia (KPG), jumlah halamannya mencapai lebih dari 600 halaman. Jumlah halaman yang cukup banyak jika dibandingkan banyak buku di Indonesia yang biasanya terdiri dari 300an halaman.

Sesuatu yang sebenarnya tidaklah mengherankan, terutama bagi yang sudah membacanya. Mengingat topik yang dibahas sangatlah luas, tidaklah aneh jika jumlah halamannya mencapai segitu dan bahkan jika lebih tebal lagi pun rasanya tetap tidak akan aneh.

Pertanyaan Tidak Sederhana

Tebalnya buku GGS berawal dari sebuah pertanyaan dari teman Jared bernama Yali yang saat itu menanyakan mengapa ada satu peradaban atau masyarakat yang lebih maju daripada peradaban lainnya. Sesuatu yang mungkin, bagi kita, hanyalah sebagai angin lalu. Mungkin selama ini kita juga bertanya-tanya kenapa orang-orang Eropa terlihat lebih maju dari orang kita tetapi pertanyaan tersebut berlalu begitu saja tertelan kesibukan mencari uang.

Namun tidak begitu saja bagi Jared Diamond. Ia benar-benar menanggapi pertanyaan temannya secara serius dan akhirnya lahirlah buku GGS ini. Sejujurnya saya pun awalnya tidak ambil pusing kenapa ada satu masyarakat yang lebih maju daripada masyarakat lain. Gara-gara buku inilah saya menjadi lebih peka dan ikut kepikiran dibuatnya.

Mau tidak mau saya pun harus menamatkan buku tebal tersebut supaya rasa penasaran saya terjawab. Hmm, jika Anda tidak merasa ingin menamatkan buku GGS, ada baiknya Anda tidak pernah mulai membacanya karena buku ini akan menghisap Anda ke dalamnya.

Sulitnya Menulis Review Buku Jared Diamond

Saya selesai membaca buku GGS beberapa minggu yang lalu. Setelah sekian waktu baru sekarang lah saya memiliki cukup keberanian untuk menuliskan kata-kata ini. Dan setelah memulai menulis saya makin mantap untuk mengatakan betapa sulitnya menulis review buku Jared Diamond yang satu ini.

Saya merasa sangatlah sayang jika buku ini direview untuk langsung dijelaskan inti dari isinya. Bukannya bagaimana, sangat disayangkan jika orang hanya membaca ulasan singkat tentang buku ini karena boleh jadi orang itu akan kehilangan konteksnya yang sedemikian luas tentang kenapa ada masyarakat yang lebih maju dan di mana peran kolonoalisme yang mempengaruhi hal tersebut.

Oleh karena itulah saya harap orang-orang benar-benar meluangkan waktunya untuk membaca buku ini secara teliti atau malah tidak membacanya sama sekali. 🥲

Daftar Buku Jared Diamond Lainnya

Selain GGS, ada banyak sekali buku lain karya Jared Diamond. GGS sendiri merupakan buku pertama dari sebuah seri yang membahas lahir dan runtuhnya suatu peradaban. GGS adalah buku pertama dan masih ada dua buku terusannya 🥲. Berikut adalah beberapa judul buku karya Jared Diamond yang saya tidak tahu butuh hidup berapa tahun untuk dapat memahaminya secara utuh.

  1. Collapse: How Societies Choose to Fail or Succeed
  2. Upheaval: Turning Points for Nations in Crisis
  3. The Third Chimpanzee: The Evolution and Future of the Human Animal
  4. The World Until Yesterday: What Can We Learn from Traditional Societies?
  5. Why Is Sex Fun? The Evolution of Human Sexuality

Kelima buku di atas belumlah semua karya dari Jared Diamond. Saya memilih kelima itu karena saya ingin membacanya dan entah kapan bisa mulai 🥲. Oiya, beberapa buku Jared Diamond telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dengan sangat apik oleh KPG. So, buat yang Bahasa Inggrisnya kurang bersyukurlah karena sudah ada terjemahannya.

Ya, sekian review buku Jared Diamond yang sebenarnya tidak begitu layak disebut review. Huhu, saya bingung dan karenanya terima kasih sudah berkenan untuk mampir. Semoga ke depannya saya dapat menulis review buku Jared Diamond dengan lebih layak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *