Film Berjudul Match Point Berisi Tragedi

Review film Match Point

Salah satu potongan dialog dalam film Match Point yang jangan sampai dilewatkan adalah yang satu ini:

“To Never Have been born may be the greatest boon of all”
― Sophocles
Sophocles adalah salah satu filsuf Yunani. Namanya mungkin tidaklah sepopuler Socrates maupun Plato. Namun, pemikirannya tidak kalah menarik untuk diselami. Kalimat di atas adalah salah satu perkataannya yang dicatat dalam sejarah. Sebuah perkataan yang membuat saya teringat akan sebuah kalimat dalam buku Catatan Seorang Demonstran. Bunyi kalimatnya adalah seperti ini:
“Nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Rasa-rasanya memang begitu. Bahagialah mereka yang mati muda.”
― Soe Hok Gie
Ya, terkadang hidup memang terasa seperti sebuah pusaran tragedi. Manusia terlempar dari satu tragedi ke tragedi lain. Sesekali, satu tragedi yang belumlah berakhir sudah ditambahi dengan tragedi baru. Mungkin itulah yang ada dalam benak Chris saat dia menembak Nola yang saat itu tengah mengandung anaknya.
Review film Match Point

Scarlett Johansson

Adalah keberadaan Scarlett dalam film inilah yang membuat saya memutuskan untuk menonton. Saat memerankan tokoh Nola dalam film Match Point ini, Scarlett sedang berusia awal 20 dan aduhai betapa cantiknya ia. Saya tidak henti-hentinya berdecak kagum memandangi caranya tersenyum, berjalan, marah. Scarlett benar-benar mengagumkan dan barang siapa hanya pernah menontonnya sebagai Black Widow maka rugilah ia.

Awalnya, Match Point Memang Membosankan

Harus diakui, film ini berjalan dengan amat lambat. Semua berlangsung pelan sekali dari bagaimana Chris bertemu Tom, Chris bertemu Chloe, Chris bertemu Nola, Chris belajar memegang senapan, dan banyak lagi yang lainnya. Film ini sungguh membosankan di awal. Namun, semua akan terbayar tuntas di akhir film.

Saya bahkan sampai menahan nafas dibuatnya. Ibarat kata, film ini berjalan bagaikan merajut sebuah kain. Awalnya kita hanya akan melihat benang yang dipilin di atas benang yang lain. Begitu seterusnya sampai akhirnya benang-benang tadi berubah bentuk menjadi kain yang indah dan sedap dipandang. Begitulah cerita dari film Match Point ini apabila digambarkan.

Ceritanya sungguh menarik dan dialognya penuh dengan kalimat yang menarik untuk disimak baik-baik. Tidak mengherankan apabila screenplay film ini menjadi nominasi penerima Oscar.


Akhir kata, apabila Anda adalah penggemar drama percintaan manusia, film ini sangatlah menarik untuk ditonton. Apabila Anda memiliki niat untuk berselingkuh, silakan menonton film ini. Dan apabila Anda tengah berselingkuh, sebaiknya Anda menyaksikan film ini bersama selingkuhan Anda. Terima kasih dan selamat menikmati kecantikan Scarlett Johansson!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *