Aksi Mengagumkan DiCaprio di The Aviator

review film the aviator

Tidak hanya sekali atau dua kali saja Leonardo DiCaprio bermain dalam film yang disutradarai oleh Martin Scorsese. Semenjak melihat DiCaprio bermain peran dalam The Wolf of Wall Street, setidaknya sudah empat film Scorsese yang saya tonton di mana DiCaprio berperan di dalamnya. Selain Wolf of Wall Street, ada juga Shutter Island, The Departed dan yang baru-baru ini saya tonton, The Departed.

Saya amat menggemari film-film karya Scorsese. Dia adalah sutradara yang sangat mengagumkan dengan pengalaman puluhan tahun. Scorsese merupakan salah satu sutradara favorit saya. Ada pun untuk aktor favorit, salah satu yang menjadi favorit saya adalah Leonardo DiCaprio. Saya mulai mengaguminya sejak dia berperan menjadi Jack Dawson dalam film Titanic yang sangat monumental itu.

Melihat dua nama tenar terpampang dalam credit The Aviator, saya tidak memiliki keraguan untuk langsung menontonnya. Sebelum film dimulai, saya tahu film ini akan bagus. Dan begitulah, ekspektasi saya beneran terjawab. Saya sangat menyukai film ini.

Leonardo DiCaprio

Aktor yang satu ini tidak pernah berhenti membuat saya kagum. Entah sudah berapa banyak filmnya yang saya tonton (belum semuanya), dia tidak pernah gagal membuat saya berdecak kagum. Saya tidak akan lupa dengan perannya sebagai Jordan Belfort dalam adegan mengemudikan Ferrari sambil teler sepulang dari menelfon.

Sepanjang The Aviator diputar, saya mencoba untuk selalu fokus memperhatikan mimik muka DiCaprio. Saya tidak mampu membayangkan betapa sulitnya memerankan pengidap obsessive-compulsive disorder (OCD) dan saya rasa DiCaprio memerankannya dengan sangat baik.

Belum lagi adegan gugup di depan kamera yang entah bagaimana supaya bisa tetap fokus berperan di depan cahaya dan di tengah kerumuman yang begitu ramai. Sungguh sangar sekali memang pria yang satu ini.

The Aviator Adalah Film Biopic yang Mengagumkan

Sebagai penggemar film-film biopic, saya menaruh ekspektasi yang sangat besar dalam film ini. Kurang rasanya jika film yang menceritakan tentang kejadian di masa lalu tidak didukung dengan produksi yang memadai. Karenanya, saya selalu penasaran dengan bagaimana cara tim produksi mempersiapkan sebuah setting.

Saat menyaksikan The Aviator, kita akan dibawa ke Amerika Serikat dengan setting tahun 20an, 30an, dan 40an. Berusaha menampilkan setting yang seperti itu ke hadapan penonton saya rasa bukanlah sesuatu yang mudah. Dan tim produksi The Aviator berhasil melakukannya dengan gilang gemilang. Sungguh sebuah film yang fantastis sekali.

Well, setelah sekian minggu tidak menonton film karena harus menyelesaikan beberapa hal, saya ingin menghabiskan waktu bersama film-film keren. Biasanya saya akan melihat daftar yang sudah saya buat. Sebuah daftar berisi judul-judul film rekomendasi dari seorang teman baik. Di dalam daftar, saya melihat The Aviator. Setelah membaca dua nama idola, saya tidak ragu untuk memilihnya. Sungguh sebuah film yang cocok sekali untuk ditonton di kala luang.

One thought on “Aksi Mengagumkan DiCaprio di The Aviator

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *