Review Film The Intern (2015)

review film the intern

Jika Anda merasa sudah cukup pintar dan mulai malas belajar padahal usia Anda masih cukup muda, cobalah untuk menonton film berjudul The Intern. Sebuah film yang dirilis pertama kali pada tahun 2015. Film ini menceritakan seorang bapak-bapak berusia 70 tahun yang memilih untuk menjadi peserta program magang di sebuah perusahaan rintisan.

Film ini direkomendasikan oleh seorang teman. Dalam rekomendasinya, dia menekankan bahwa saya harus menonton film ini karena, menurutnya, film ini dapat membuat saya makin mengagumi Robert DeNiro. DeNiro memang merupakan salah satu aktor favorit saya dan banyak filmnya yang telah saya saksikan. Sebut saja dari film ketika dia masih muda seperti Taxi Driver (1976), GoodFellas (1990), sampai filmnya yang berjudul Irishman (2019). Saya sangat menggemari film-filmnya dan ketika teman saya menyarankan untuk melihat The Intern, tanpa ragu saya segera pergi menontonnya.

DeNiro Tidak Selalu menjadi Mafia

Banyak film DeNiro yang membuatnya harus menjadi seorang mafia atau setidaknya orang yang terlihat jahat. Di Goodfellas, DeNiro memerankan perannya dengan sangat apik sebagai seorang mafia. Begitu juga di Irishman. Dalam film Casino pun DeNiro dengan kerennya berhasil memerankan seorang pengelola rumah judi dengan sangat apik.

Maka ketika menyaksikannya berperan sebagai pensiunan karyawan perusahaan swasta, saya langsung terdiam. Pria ini sungguh brilian. Meski saya lebih menyukainya berperan di film mafia, saya tetap tidak bisa untuk tidak mengatakan suka pada perannya dalam film besutan Nancy Mayers ini.

Brilian.

Apa yang Bisa Dipelajari Dari The Intern?

Belajar memang membosankan bagi sebagian orang. Oleh sebab itu ada baiknya kita mengingat perkataan bijak tokoh terdahulu yang kurang lebih berbunyi seperti ini:

“Jika kamu tidak sanggup menahan pedihnya kebodohan, maka sebaiknya kamu belajar”

Saya tidak begitu ingat kalimat aslinya seperti apa tapi kurang lebih seperti itulah bunyinya. Dan saya pikir dengan menonton film ini dapat menjadi sindiran bagi kita kalau sedang malas belajar. Bagaimana tidak, lha wong, orang berusia 70 tahun saja masih ada loh yang semangat belajar dan saking semangatnya dia sampai ikutan magang. Ya walau mungkin cuma di dalam film, setidaknya ada sesuatu yang mengingatkan kita.

Film ini sangat ringan kok dan cocok buat ditonton bersama keluarga. So, selamat menonton!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *